Jumat, 30 April 2010

Pantai Kuwaru


Kemarin sore.. ba'da ashar waktu bantul city... muda mudi kita jalan jalan ato istilah keren'e refresing ke Pantai kwaru. acara yang tak terplaning alias dadakan ini pun terlaksana juga.. walau gak semua.. paling tidak bisa dianggap mewakili muda mudi kalinampu...

Dengan menggunakan kendaraan roda dua.. mulailah kita melunjur ke tempat tujuan. tawa dan cerita menghiasi perjalanan. sekitar 15 menit... sampailah kita di lokasi.
Pantai kwaru.. yang selama ini jadi bahan pembicaraan.. yang selama ini hanya ada dalam angan angan (saya.hee).. akhirnya terhampar didepan mata.

Semilir angin sore dan deburan ombak menyambut kedatangan kami... indah dan menakjubkan. Sepi tapi penuh pesona...
Mulailah kita menyusuri pantai...

Pantai kwaru terletak di kalurahan Poncosari Srandakan. Semula saya berfikir.. pantai ini dinamakan kwaru karna disana bayak pohon "waru"nya. Ternyata.. dugaan saya melesat besar... sama sekali gak ada pohon waru disana. Yang ada hanyalah pohon cemara udang yang menghiasi sepanjang tepian pantai. Pohon cemara ini ditanam oleh pemerintah setempat guna mencegah abrasi. Karna menurut berita yang beredar.. Pantai kwaru ini disebut sebut sebagai pantai dengan tingkat abrasi terparah.

Di pantai kwaru terdapat tempat pelelangan ikan, seperti halnya yang sering kita lihat di pantai depok. tapi blom begitu ramai. Disana juga terdapat kolam renang yang disediakan untuk anak anak. jadi sangat cocok dijadikan tempat wisata keluarga.


Semakin sore pemandangan di kwaru semakin memikat mata. Indah...
tapi sayang.. waktu mengharuskan kita pulang.
Sebelum pulang saya sempatkan mengabadikan gambar2 indah tentang kwaru...




























sampai jumpa lagi

Minggu, 04 April 2010

Dulu

Iseng2 saya search di google... "kalinampu". Tenyata ada salah satu blog -roni's blog- yang cerita tentang hancurnya gedung sekolah SD kita tercinta... masa dulu pas gempa mengguncang jogjakarta.
Tulisan yang menarik bagi saya.. dan ini saya copy tulisan beliau yang memceritakan kondisi EsDe kita jaman dulu.
***

SD Becari adalah tempat pertama yang kami tuju. Kebetulan kami masih sempat bertemu dengan empat Guru di sana. Ibu-ibu semua, Bapak Kepala Sekolah sudah lebih dahulu pulang. Hari memang sudah siang. Dari ibu-ibu ini, kami mendapat informasi bahwa sekolah tersebut sudah dijangkau oleh bantuan. Untuk buku-buku, bahkan sudah mendapatkan dari penerbit besar. Hanya saja untuk buku PKN dan IPS, sekolah ini belum mendapatkannya.

SD BeciranSD BeciranSD Beciran

Perbincangan dengan ibu-ibu guru tersebut, yang tampak masih semangat walau terik sudah memanggang, juga memberikan kami informasi tambahan. Untuk SD Becari ini, selain mendapat bantuan dari penerbit buku, juga mendapatkan bantuan dari Dinas Pendidikan Yogyakarta serta dari UGM. Dan rata-rata mereka fokus ke kelas 4,5,6, bahkan penerbit yang tadi disebutkan juga memberikan bantuan buku pelajaran untuk kelas tersebut. Justru kelas 1,2 dan 3 yang belum mendapatkan bantuan buku. Saya sendiri tidak bisa menjawab ketika ibu-ibu itu menanyakan mengapa bisa terjadi seperti itu. Dan seiring pertanyaan yang menggantung itu, kami minta diri untuk melanjutkan ke SD yang lain.

Lantas kami sampai ke SD Muhammadiyah Kalinampu I. SD ini hancur total bangunannya. Dari Muhammadiyah sudah membuatkan bangunan dari bambu, Alhamdulillah, sehingga proses belajar mengajar bisa sedikit lebih nyamanSD Kalinampu.

Ternyata memang ini kuncinya. Perubahan di dinas pendidikan di negeri ini, membuahkan kebijakan yang berganti pula. Sebuah kebijakan musiman. Kalau dulu PPKN dan IPS dijadikan sebagai mata pelajaran yang terpisah, maka kemarin sebelum gempa kedua mata pelajaran ini digabungkan menjadi PPKS. Dan kini, entah mengapa, kebijakan itu diubah lagi. Mata pelajaran dipecah kembali menjadi PKN dan IPS. Akibatnya para guru, terutama mereka yang berada di daerah gempa, kebingungan untuk menyampaikan kepada para murid bahwa ada kewajiban membeli buku baru untuk mereka, yaitu buku PKN dan IPS. Sampai sekarang mereka belum berani menyampaikan ke siswa maupun orang tua siswa.

SD KalinampuSD KalinampuSD KalinampuSD Kalinampu

Namun paling tidak di SD ini proses belajar mengajar masih berjalan sedikit lebih baik. Yang digelisahkan kemudian adalah kalau memasuki musim hujan. Airt dipastikan naik dan masuk ke ruang kelas. Pikiran saya langsung melayang ke SD Becari, bukannya mereka masih di bawah tenda?

Dari pengurus sekolah kemudian menyudahi dengan kegelisahan lain, yaitu tentang alat-alat peraga yang kekurangan. Kit pelajaran IPA (tabung-tabun reaksi dan sejenisnya) sudah pecah, juga peta dan globe. Selain itu bantuan bangku (meja) dan kursi baru terpenuhi 20 set. Artinya masih 80% lagi untuk dipenuhi. Kondisi meja dan kursi mereka saat ini memang kurang memadai, kebanyakan sudah reyot karena tertimpa reruntuhan sehingga sementara ditambal sulam dengan paku.

Bagaimana sobat?? menarik bukan??tentu saja.. apalagi buat saya.. karna saat itu saya tidak tau persis keadaan kampung dan daerah sekitar kalinampu setelah terjadi gempa seperti apa. Terima kasih ya mas rony.. atas tulisane... dan maaf saya copy gak ijin dulu.hee...

Ini saya jadikan data di blog dusun kalinampu. Semoga ada manfaatnya..

Sabtu, 03 April 2010

PANAS

Kamis Ba'da isya waktu kalinampu..

Sebagaimana yang telah dijadwalkan.. Pengajian rutin tiap malam kamis dimulai.
Materi pada malam ini adalah "Keutamaan Surat An Naas, Al Falaq dan Al Ikhlas".
Acara dimulai.. para jamaah serius mendengarkan. Kecuali saya(hee.. maklum ngantuuuk sangat). Jadi harap bisa dimengerti.. saat ini saya blom memposting inti pengajian. tapi Insya Alloh.. nanti saya carikan artikelnya..

Saat ini saya akan menulis tentang kejadian malam itu..
Sehabis pengajian usia.. Dilanjutkan sesi tanya jawab..
seorang jamaah mengajukan pertanyaan yang cukup menarik. kurang lebihnya seperti ini
"Apakah ada hadist atau dalil dalam Al quran yng menerangkan tentang hukum mengulang sholat karna kurang yakin/tidak mantep kepada imam (baik dlm hal bacaan maupun rukun2 kesempurnaan sholat)"

Pertanyaan yang cukup menarik bagi saya.
Terutama saat ini.. saat kejadian ini benar benar terjadi didusun kita. banyak tanda tanya.. banyak yang gak tau mo ikut yang mana.. mo bela siapa..
Keadaan yang semakin meruncing dan memanas.. semua bersih kukuh dengan pendapat masing2...
(tapi nyantai aja.. belum sampe bentrok kok.hee...)
masih dalam situasi yang aman dan terkendali..

Alhamdulillah.. bapak ustad menjawab dengan bijak.. biarpun sempat terjadi perdebatan juga malam itu. Sehingga pengajian yang seharusnya berakhir pukul 20.30 harus mundur menjadi jam 21.00. kasian bpk ustad'e... pulang malam, mana jauh plus blom hapal jalan pulangm krn br 3x ksini.
Semoga selepas malam ini.. Semua bisa kembali normal seperti sediakala.. gak ada saling salah menyalahkan. sudut menyudutkan.. saling merasa benar..
semoga saja.. itu harapan saya dan harapan warga kalinampu semuanya..

Untuk para jamaah yang belum sempat hadir.. ditunggu kehadirane. Berhubung mlm kamis besuk.. para bapak2 punya jadwal arisan kloso.. maka penajian diliburkan dulu.. dilanjut 2 minggu yang akan datang..

Semoga Alloh meringan kan langkah kita tuk bertollabul ilmi bersama2...

Kiranya ada kesalahan dalam penulisan ini.. ato bahkan menyinggung perasaan. saya pribadi mohon maap. Ini hanya sebuah cerita sebatas sudut pandang saya.. mohon koreksinya.!!
Matur nuwun